Politik

Halaman

  • Beranda
  • Kabar Rakyat
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Era Muslim
  • Impressions
  • TV Online
  • Ideologi
  • Market

Rabu, 08 Februari 2012

Empat Pesan Mendagri untuk Gubernur Tarmizi

Rabu, 08 Februari 2012 14:16 WIB
WELLA SHERLITA
BANDA ACEH-Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi saat melantik Penjabat Gubernur Aceh Tarmizi Karim menitipkan empat pesan yang harus dijalankan mantan Bupati Aceh Utara itu.
Dalam pidatonya di Gedung Sasana Bhakti Praja Depdagri, Gamawan mengatakan, penunjukan Tarmizi Karim berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) No. 5/O/2012 tanggal 1 Februari 2012.
Empat pesan yang dititipkan Mendagri adalah: memfasilitasi penyelenggaran pilkada, menjamin terselenggaranya fungsi pemerintahan dan pelayanan masyarakat, membangun komunikasi yang efektif dengan semua pemangku kepentingan di Aceh, dan menjaga suasana politik yang kondusif dengan mensosialisasikan budaya demokrasi menjelang pilkada.
Berikut adalah sambutan lengkap Mendagri Gamawan Fauzi saat serah terima jabatan Gubernur Aceh, Rabu, 8 Februari 2012.
Penunjukkan Penjabat Gubernur Aceh ini sesuai dengan Keputusan Presiden No.5/P/2012 Tanggal 1 Februari 2012. Maka keputusan tersebut berlaku sampai dilantiknya gubernur dan wakil gubernur Aceh masa jabatan 2012-2017 yang definitif. Hasil pemilihan umum kepala daerah yang Insya Allah diselenggarakan pemungutan suaranya tanggal 9 April 2012 yang akan datang.
Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan bahwa penjabat gubernur sifatnya adalah sementara untuk mengawal pemerintahan yang kondusif serta menjamin terselenggaranya pilkada yang demokratis, aman, lancar dan tertib di Provinsi Aceh.
Kriteria Penjabat Gubernur di Aceh sebagai daerah yang memiliki karakter khusus dengan kompleksitas masalahnya dibutuhkan kredibilitas dan integritas, di samping tentunya memenuhi kecukupan pengalaman dan memahami Aceh. dalam hal ini Ir. Tarmizi A Karim. Msc, dinilai memenuhi kriteria tersebut dikarenakan yang bersangkutan telah menunjukkan dedikasi dan loyalitasnya pada tugas kedinasan yang diembannya berdasarkan pengalaman yang dilalui sehingga atas dasar pengalaman tersebut tepatlah kiranya beliau memimpin Aceh dalam masa transisi sampai dipilihnya gubernur dan wagub yang definitif.
Bahwasanya telah diatur dalam Undang-undang No.11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, Provinsi Aceh memiliki kekhususan tertentu dalam pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini dijamin dalam Undang-undang Dasar 1945 yang secara tegas mengakui dan menghormati satuan-satuan tugas pemerintahan daerah yang khusus atau yang sifatnya istimewa. Hal ini mengandung konsekuensi bahwa di dalam mengatur penyelenggaraan pemerintahan perlu memperhatikan konteks kekhususan tersebut termasuk di dalamnya memperhatikan syariat agama Islam serta adat istiadat budaya dan tradisi masyarakat setempat. Oleh karena itu kami ingin mengingatkan penjabat gubernur Aceh yang baru dilantik untuk senantiasa memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
Pertama, melakukan fasilitasi penyelenggaraan dan kesuksesan pemilihan gubernur dan wagub serta 13 pemilihan bupati dan wakil bupati dan 4 pemilihan walikota dan wakil walikota yang akan dilaksanakan secara serentak di Provinsi Aceh, serta pemungutan suaranya telah ditetapkan tanggal 9 April 2012, mengingat dinamikan politik yang cukup tinggi dan penetapan prosesnya yang cukup panjang. Untuk ini saya perlu memesankan kepada penjabat gubernur agar benar-benar memelihara netralitas sebagai pejabat yang ditunjuk untuk disana dan menjamin bahwa pegawai negeri sipil dan seluruh unsur pemerintah benar-benar bersikap netral di Aceh.
Kedua, menfasilitasi dan menjamin terselenggaranya fungsi pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat di Provinsi Aceh secara responsif dan transparan.
Ketiga, membangun komunikasi yang efektif dan koordinasi yang lebih mantap dengan DPRA dan unsur forum dinas dan instansi provinsi serta bupati dan walikota, tokoh-tokoh agama, adat, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya termasuk cendikiawan di pronvisi aceh dalam suatu nuasa yang sinergis di antara seluruh pemangku kepentingan di Aceh.
Keempat, agar tetap menjaga suasana politik yang kondusif serta terus mensosialisasikan budaya demokrasi dalam menyikapi penyelenggaraan pemilukada terutama terkait dengan memupuk sikap toleransi di antara sesama warga sehingga siapapun pasangan yang akan terpilih nanti sebagai gubernur dan wakil, sebagai bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota masa jabatan 2012-2017 tidak menimbulkan gejolak politik dan pemerintahan di kemudian hari, serta senantiasa menjadi sebuah proses demokrasi dari dan oleh rakyat di seluruh penjuru Aceh.
Saya mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menjaga suasana yang kondusif di seluruh penjuru Aceh. Saya mengucapkan selamat kepada Ir. Tarmizi Karim atas pengangkatannya sebagai penjabat gubernur Aceh. Saya sampaikan juga selamat bekerja dan berharap dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, pada kesempatan ini juga secara khusus saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada saudara Irwandi Yusuf dan saudara Muhammad Nazar yang telah menjalankan tugas sebagai gubernur dan wakil gubernur Nanggroe Aceh Darussalam masa jabatan 2007-2012 dengan menginspirasi yang menjunjung tinggi tugas yang diberikan dengan sebaik-baiknya.[]
Sumber: http://www.atjehpost.com
Diposting oleh Geutanyoe teupu di 03.06
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2012 (9)
    • ►  Maret (3)
    • ▼  Februari (6)
      • Abdullah Saleh: Partai Aceh Akan PAW Empat Anggota...
      • Irwandi Bikin Partai
      • Mukhlis Abee dan Hendra Fadli Pimpin PA Banda Aceh
      • Empat Pesan Mendagri untuk Gubernur Tarmizi
      • Mahasiswa Deklarasikan Barisan Pemenangan Zaini-Mu...
      • Mendagri Lantik Tarmizi Karim Sebagai Pj Gubernur ...

Entri Populer

  • Mendagri Lantik Tarmizi Karim Sebagai Pj Gubernur Aceh
    Firman Hidayat | The Globe Journal | Selasa, 07 Februari 2012 Banda Aceh — Anggota Komisi A DPRA, Abdullah Saleh mengakui sudah menerima u...
  • Baliho Bakal Calon Wali Kota Lhokseumawe di Bakar OTK
    Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Baliho Bakal Calon Walikota Lhokseumawe Alfian Lukman, S.Hi, MA berpasangan dengan Amri Bin Ibni  [Atoek...
  • 1000 Baret Nasdem Dikukuhkan Di Lampineung
    Banda Aceh – 1000 Anggota Baret Garda Pemuda (GP) Nadem dikukuhkan di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (3/3). 1000...
  • Irwandi Bikin Partai
    Didukung 12 Mantan Panglima GAM BANDA ACEH - Calon gubernur Aceh dari jalur independen, Irwandi Yusuf sudah membulatkan tekadnya bersama ...
  • Mahasiswa Deklarasikan Barisan Pemenangan Zaini-Muzakir
    Oleh: Agus Setyadi - 07/02/2012 - 18:00 WIB BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Dua puluhan mahasiswa mendeklarasikan Barisan Mahasiswa Pemenang...
  • Abdullah Saleh: Partai Aceh Akan PAW Empat Anggota DPRA
    Kamis, 23 Februari 2012 17:30 WIB   REZA GUNAWAN BANDA ACEH - Pengurus Pusat Partai Aceh dikabarkan akan melakukan Pergantia...
  • Empat Pesan Mendagri untuk Gubernur Tarmizi
    Rabu, 08 Februari 2012 14:16 WIB WELLA SHERLITA BANDA ACEH-Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi saat melantik Penjabat...
  • Mobil dan Kantor PA Dibakar
    LHOKSEUMAWE - Teror terkait pilkada semakin menjadi-jadi. Pada, Senin (19/3) dini hari, dua insiden kebakaran menimpa fasilitas milik Pa...
  • Mukhlis Abee dan Hendra Fadli Pimpin PA Banda Aceh
    Oleh: Radzie - 15/02/2012 - 15:31 WIB BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh mengangkat Mukhlis Abee dan He...

get this widget

Calon Walikota & Wakil Walikota Lhokseumawe

Calon Walikota & Wakil Walikota Lhokseumawe








Tema PT Keren Sekali. Diberdayakan oleh Blogger.